Selasa, 06 Mei 2008

Karaktereristik Guru

1. Karakteristik Guru yang Disukai

a. Humoris, artinya guru itu harus bisa membuat siswa tidak merasa bosan tinggal di dalam kelas. Guru itu bisa membawa suasana yang menyenangkan dalam kelas, bisa memberikan meteri pembelajarannya dengan cara yang humor artinya cara penyampaiannya itu tidak dengan kekerasan yang membuat siswa itu takut.

b. Berwawasan luas atau memiliki intelektual yang tinggi. Artinay seorang guru itu mampu memberikan materi yang benar-benar ia kuasai secara kompeten atau ahli dalam bidang itu.

c. Memotivasi, artinya guru itu harus bisa memotivasi siswanya menuju masa depan yang lebih baik misalnya meotivasi untuk belajar, untuk beribadah, untuk menjauhkan dari perbuatan maksiat, sehingga dengan hadirnya seorang guru itu mampu mengarahkan siswanya untuk bersikap lebih dewasa.

d. berkepribadian muslim, artinya guru itu memiliki sifat-sifat yang baik, berpendidikan yang islami, taat dan patuh menjalankan syariat-syariat islam seperti solat lima waktu, puasa dibulan Romadon, sering beramal, dll. Dan dapat menjadi tauladan yang baik bagi siswanya.

e. Rajin dan sabar. Artinya guru itu tidak merasa berat dan malas dalam menyampaikan materi, datang tepat waktu, tidak apabila seorang murid bertanya, dia tidak merasa berat untuk menjawab dengan jawaban yang memuaskan, serta guru itu sabar dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sebgai seorang guru.

2. Karakteristik Guru yang Tidak Disukai

a. Galak dan pemarah, artinya guru itu tidak dapat mengendalikan emosinya, tindakannya selalu dilandasi dengan kekerasan dan dalam menyampaikan materinya itu secara kasar sehingga membuat sisiwa takut dan dapat melemahkan potensi yang ada pada siswa.

b. Tidak menguasai materi, artinya guru itu tidak memilki potensi dalam mengajar, kemampuannya hanya sedikit, dan apabila ada permasalah dalam pengajaran guru itu tidak bisa memecahkan persoaalan itu dengan baik, misalnya apabila seorang siswa bertanya tentang suatu masalah kepada guru itu, guru itu tidak bisa menjawabnya karena kurangnya ilmu.

c. Egois, artinya guru itu hanya mementingkan kepantingan pribadinya sendiri. Misalnya seorang guru itu memerintahkan agar semua tugas segera diselesaikan dalam waktu yang sangat cepat dengan beban tugas yang berat sementara guru itu tidak melihat situasi dan kondisi yang ada pada murid, guru itu hanya memerintah sesuka hatinya saja tanpa memperdulikan apakah muridnya sanggup atau tidak.

d. Pemarah, marah itu boleh-boleh saja asalkan tepat penggunaanya misalnya, tetapi kalau pemarah itu yang tidak boleh artinya jika ada sesuatu yang sedikit saja yang tidak sesuai keinginannya, guru itu langsung cepat naiak darah dan tidak bisa mengontrol emosinya apalagi marahnya itu dibarengi dengan tindakan kekerasan yang tidak hanya merugikan orang lain tetapi juga bagi dirinya sendiri. Banyak telah kita dengar di televisi seorang guru yang tega meghabisi nyawa muridnya, ini menandakan bahwa guru itu mendidik dengan cara kekerasan.

e. Tidak adil dan tidak sabar. Artinya guru itu memberikan sesuatu yang dapat menimbulkan perbedaan yang mencolok di antara murid seperti pilih kasih terhadap murid yang pintar saja sementara murid yang kurang pintar itu dijauhi. Dan tidak sabar dalam menjalankan tugas, apabila ada seorang murid yang prilakunya menyimpang maka guru itu langsung bertindak secara keras tanpa memberi nasihat terlebih dahulu.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

very nice article...
it will help me much to run my occupation as teacher at the future.